Mustafa lutfi al-manfaluti
Mustafa Lutfi el-Manfaluti (lahir di Kota Manfalut, Mesir, 1876 – meninggal 1924) adalah penulis dan penyair Mesir. Ayahnya Sayyid Muhammad Luthfi masih mempunyai garis keturunan dengan nabi Muhammad SAW melalui darah Husain bin Ali bin Abi Thalib. Sedangkan ibunya, Siti Hanim adalah keturunan Turki Corbaji. Lalu ia pernah belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo. Sebelum berusia dua belas tahun, ia diketahui telah hafal Al-Quran. Kemudian ia banyak menerjemahkan dan menovelkan drama dari bahasa Perancis, termasuk beberapa cerita pendek. Karyanya yang paling terkenal adalah kumpulan artikel dan puisi berjudul: el-Nazarat. Namun ia sendiri diketahui tidak dapat membaca atau berbicara dalam bahasa Prancis. Ia meminta beberapa temannya untuk menerjemahkan beberapa buku ke dalam bahasa Arab, untuk kemudian ia tulis ulang.
Sejak saat hamka dituding menjiplak karya Mustafa Luthfi al - Manfaluthi namanya menjadi akrab di telinga masyarakat Indonesia. Ia memperkenalkan aksi menyadur karya asing, terutama karya sastrawan Perancis ke dalam bahasa Arab. Menyadur bukanlah menerjemahkan secara letterlijk, tetapi menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita.
Karya saduran al-Manfaluthi diantaranya adalah Majdulin, saduran dari Souse s Telleuls karya Alfonso Carr, Al-Fadlilah, saduran dari Paul et Virginie karya Bernadin de Saint Pierre, As-Syair, saduran dari Cyrano de Bergerac karya Edmon Rosten, dan Fi Sabil at-Taj, saduran dari karya yang ditulis oleh Francois Coubethe. Di samping menyadur, ia juga menulis sendiri dua antologi cerpen, al-Ibarat dan al-Mukhtarat.
Pendidikan dasar al-Manfaluthi berlangsung secara tradisional di Kuttab. Saat usia 11 tahun, ia sudah hafal al-Qur’an. Pada usia itu pula ia mulai belajar di al-Azhar, Kairo (tahun 1888). Di al-Azhar, ia berjumpa dengan Muhammad Abduh (w. 1905) yang mengajar tafsir al-Qur’an dan balaghah, sehingga pada akhirnya ia mulai mendalami ilmu sastra darinya.
Sejak tahun 1905, al-Manfaluthi tinggal di, Manfalut. Di tanah kelahirannya itu ia sering menyelenggarakan seminar sastra. Pemikirannya ditulis dalam bentuk artikel maupun syair yang dikirim ke surat kabat al-Mu’ayyad. Pada tahun 1908 ia kembali ke Kairo untuk memimpin surat kabar al-Mu’yyad. Kemudian ia diangkat oleh menteri pendidikan Sa’ad Zaglul sebagai direktur bahasa Arab di departemennya.
Ketika Theodore Roosevelt (Presiden Amerika Serikat, 1901-1912) datang ke Khortum menghasut rakyat agar memihak Inggris, Manfaluthi tampil melawan dengan menulis artikel ‘Pengadilan Roosevelt di depan mahkamah pengadilan. Dunlop, konsultan Departemen Pendidikan mesir (petugas pemerintah kolonial Inggris di Mesir) marah dan bermaksud memecatnya, tetapi dibela oleh Sa’ad Zaglul. Ketika Sa’ad Zaglul menjadi menteri kehakiman, ia diberi jabatan yang sama di departemennya. Al-Manfaluthi wafat di Kairo pada tahun 1924.
Sumber :
https://today.salamweb.com/id/mustafa-luthfi-al-manfaluthi/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mustafa_Lutfi_al-Manfaluti
http://id.dbpedia.org/page/Mustafa_Lutfi_al-Manfaluti
Komentar
Posting Komentar