Prosa Arab Era Modern (non sastra) dan Prosa Arab Modern (Sastra)

 Rifaat Tahtawi lahir pada 7 Jumadil Tsani 1612 H, atau bertepatan 15 Oktober 1801 M di Desa Thahtha, Distrik Suhaz, Mesir. Ia dimerupakan salah seorang pemikir kebangkitan Arab modern. Tahtawi berusaha memadukan peradaban Timur yang kaya dengan sejarah kejayaan masa lampau (turas) dengan peradaban Barat modern.

Setelah ayah tercintanya pergi untuk selamanya, Tahtawi kembali ke kampung halamannya untuk memperdalam ilmu di Baitul Ilmi (sejenis sekolah) yang ada di sana. Lalu di usia 16, Tahtawi berangkat ke Kairo dengan tujuan ingin belajar di Universitas al-Azhar. Di antara gurunya yang paling berpengaruh pada pemikiran-pemikiran Tahtawi adalah Syekh Hasan al-Attar (1766-1830 M/1180-1251 H). Beliaulah yang mengajak Tahtawi masuk dalam lingkungan ulama-ulama al-Azhar dan memberikan rekomendasi untuk berangkat ke Paris, Prancis.

Pada tahun 1826, Al-Tahtawi dikirim ke Paris oleh Mehmet Ali. Tahtawi mendalami kegiatannya dalam bidang penerjemah selama 5 tahun, dan saat kembali pada tahun 1831 Tahtawi diangkat sebagai direktur Sekolah Bahasa. Di sekolah tersebut, ia menerjemahkan buku-buku Eropa ke dalam bahasa Arab. Kecakapannya dalam bidamg menerjemahkan di akui oleh tim penguji dan dengan kemampuannya, ia dapat memajukan negri ini.

Setelah kembali ke Mesir pada (1831 M/1247 H). Tahtawi mulai mengabdikan dirinya sebagai penerjemah sekaligus guru bahasa Prancis di sebuah sekolah kedokteran Lebanon yang bernama Abi Za’bal.. Tahtawi juga mengawasi sekolah kejuruan dan mengembangkan kurikulim pada peljaran Matematika.

Di tahun 1835, Muhammad Ali mendirikan sekolah penerjemah yang berada di bawah pimpinan At-Tahtawi, dengan tujuan untuk melahirkan kader-kader ahli penerjemah yang professional. Setahun selanjutnya At-Tahtawi meningkatkan sekolah dengan menambahkan mata pelajaran bahasa (Turki, Persia, Italia, dan Inggris). Pemerintah mesir sangat mendukung penuh perjuangan At-Tahtawi untuk mengembangkan pengetahuan di negri Mesir.

Jasa dan peran Tahtawi dalam pencerahan dunia Arab memang tak bisa dianggap remeh. Dialah perancang pendidikan modern, pionir dalam penerbitan surat kabar, mendirikan sekolah-sekolah bertaraf modern di Mesir. Ia juga menerjemahkan berbagai buku berbahasa Prancis ke bahasa Arab serta menulis karya-karya dalam berbagai disiplin ilmu.

Adapun beberapa karya yg di terjemahkan Oleh At-Tahtawi dari bahasa Prancis ke bahasa Mesir yaitu di antaranya  Buku al-Ta’rifat al-Shafiyyah li Murid al-Jaghrafiyyah, yang merupakan terjemahan dari buku geografi malte Burn. Dan buku Matla’ shumus al-Sayr fi Waqai Karlus al-Thani Ashar, yang meruypakan terjemahan dari buku Voltaire tentang sejarah Charles 12. Tahtawi meninggal di Kairo pada tahun 1873.

 


Sumber :

https://www.republika.co.id/berita/q7rxv8458/mengenal-tokoh-intelektual-mesir-rifaat-tahtawi

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Rifa%27a_al-Tahtawi

Komentar

Postingan Populer